Pria Lebih Gampang Ketombean?

Relationship - Kompas Female
http://4skripsi.blogspot.com/
Pria Lebih Gampang Ketombean?
May 17th 2013, 20:21

KOMPAS.com - Selama ini banyak orang beranggapan bahwa perempuan sangat mudah terserang ketombe. Anggapan ini terjadi karena perempuan memiliki rambut yang panjang, tebal, dan sering bereksperimen dengan penataan rambut seperti mengecat, mengeriting, atau mencatok rambut, yang semuanya berpotensi merusak rambut. Namun benarkah perempuan lebih rentan terhadap ketombe?

Sebenarnya, hal-hal tersebut bukanlah penyebab utama ketombe.

"Ketombe sebenarnya disebabkan oleh adanya jamur Malasezia globosa di kulit kepala, produksi minyak, dan juga sensitivitas kulit kepala. Maka, semua orang baik laki-laki dan perempuan berpotensi untuk terkena ketombe," jelas Lais Koelle, Scientist Head & Shoulders Asia, saat peluncuran Head & Shoulders Men di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Rabu (15/5/2013) lalu.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh para pakar dari Head & Shoulders selama puluhan tahun, ternyata pria lebih berisiko untuk ketombean ketimbang perempuan. Hal ini disebabkan oleh perbedaan struktur dan fisiologi kulit kepala laki-laki dan perempuan. 

Salah satu pembedanya adalah ketebalan kulit kepala. Kulit kepala laki-laki cenderung lebih tebal dibanding perempuan. Kulit kepala yang tebal akan menyebabkan kepala jadi lebih lembab karena sirkulasi udara di kulit kepala yang sedikit terhambat. Kondisi lembab ini akan menyebabkan peningkatan jumlah jamur di kulit kepala.

Risiko untuk berketombe masih ditambah dengan adanya perbedaan tingkat hormon laki-laki dan perempuan. Produksi hormon laki-laki yang lebih tinggi menyebabkan produksi sebum (kelenjar minyak) laki-laki jadi juga lebih tinggi dari perempuan.

"Minyak ini jadi makanan utama jamur, semakin tinggi minyak maka jamur makin banyak berkembang biak," tambahnya. 

Sesekali, produksi sebum perempuan bisa berubah lebih tinggi dibandingkan laki-laki sesuai dengan siklus bulanan. Namun, kalau sudah ketombean, sebaiknya jangan digaruk karena akan memperparah kondisinya, dan melukai kulit kepala.

Editor :

Dini

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Next Post Previous Post