Cara Efektif Memotivasi Diri

KOMPASfemale
KOMPASfemale
Cara Efektif Memotivasi Diri
Jan 31st 2012, 12:19

KOMPAS.com - Setiap orang punya mimpi yang tentunya ingin direalisasikan, bukan sekadar berhenti pada angan-angan dan harapan. Sebesar apapun impian, tanpa motivasi yang memicu aksi, takkan berwujud nyata. Namun bagaimana cara Anda memotivasi diri? Mengandalkan diri sendiri atau membutuhkan dorongan dari orang lain yang memberikan penguatan juga inspirasi?

Motivasi terkuat tentunya berasal dari dalam diri. Namun tak jarang, motivasi dari dalam diri ini melemah apalagi jika dihantam dengan berbagai penghalang dari dalam dan luar diri. Selain juga berbagai faktor luar yang melemahkan semangat dan bahkan membuat Anda kehilangan arah saat berupaya meraih mimpi. Kehilangan motivasi, inilah yang kemudian menjauhkan Anda dari impian.

"Kadang kita takut memulai dan mengalah terhadap penghalang. Padahal seharusnya kita mengatasi, memecahkan penghalang tersebut agar menjadi peluang. Terkadang kita juga terjebak dengan penilaian orang lain. Kalau apa yang kita lakukan baik menurut kita, apapun itu, apa salahnya. Yang boleh menilai baik buruk adalah diri sendiri, bukan orang lain. Rasa malas juga menjadi penghalang itu," jelas Liza Elly Purnamasari, Puteri Indonesia Lingkungan 2011,  kepada Kompas Female seusai mengikuti kelas motivasi bersama motivator Ainy Fauziyah, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menaklukkan penghalang dan mengembalikan kekuatan dalam diri, inilah makna dari motivasi. Terkadang, motivasi hilang dari dalam diri dan membutuhkan pihak luar untuk mengingatkan diri agar kembali ke tujuan awal dalam melakukan apa pun dalam hidup. Liza mengakui, kelas motivasi yang diikutinya menjadi pilihan caranya menstimulasi kembali motivasi yang sebenarnya ada dalam diri. "Ini seperti mengingatkan kembali diri sendiri," jelasnya.

Sementara bagi peserta kelas motivasi lainnya, Satto Raji, entrepreneur, motivasi dari luar, seperti kelas motivasi atau lainnya, tetap dibutuhkan meskipun seseorang sudah terbiasa memotivasi dirinya sendiri.  "Beberapa hal yang disampaikan dalam kelas motivasi sebenarnya juga sudah dilakukan saat memotivasi diri sendiri. Namun memang motivasi dari luar diri dibutuhkan, untuk membantu mencari jalan keluar mengatasi masalah atau hambatan, untuk mencapai sesuatu yang diinginkan dan mendorong melakukan aksi,"jelasnya.

Motivasi dari luar diri bisa berasal dari ragam sumber. Selain kelas motivasi yang boleh jadi tak sesuai untuk beberapa pribadi, buku juga bisa menjadi sumber inspirasi dan stimulan motivasi seseorang. "Memotivasi diri melalui buku, membuat seseorang dapat lebih obyektif membaca masukan dan saran, bahkan sugesti tertentu. Yang kemudian diterima dan disesuaikan dengan pengalaman pribadi masing-masing," tutur Rahayu Pratiwi, dosen perguruan tinggi di Jakarta.

Setiap pribadi tentunya punya cara yang menurutnya lebih efektif untuk memotivasi diri. Baik mengandalkan diri sendiri, ataupun mulai berpikir untuk mencari bantuan berupa stimulan dari orang lain atau hal lain di luar diri sendiri. Apapun pilihan caranya, motivasi nyatanya punya peran penting untuk membantu Anda mewujudkan berbagai rencana dengan aksi, bukan sekadar konsep yang ada di kepala.

Bagaimana dengan Anda, lebih nyaman mengandalkan diri sendiri atau butuh orang lain untuk menguatkan motivasi?

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Next Post Previous Post