[X]

Ibu Bekerja, Tak Perlu Menuntut Diri Sempurna

Karir - Kompas Female
http://4skripsi.blogspot.com/
Ibu Bekerja, Tak Perlu Menuntut Diri Sempurna
Jun 12th 2013, 09:51

KOMPAS.com - Jika Anda memutuskan tetap bekerja setelah melahirkan, ada sejumlah risiko yang harus diambil. Kesibukan Anda bekerja membuat kesempatan untuk selalu bersama anak menjadi berkurang. Selain rasa bersalah yang kerap muncul saat harus pergi bekerja, Anda juga tak bisa memaksakan diri melakukan semua hal sekaligus. Tak perlu menuntut diri sempurna, tapi perlu berjuang mencari keseimbangan antara pekerjaan dan anak.

Pregnancy Concierge, Rosie Pope, menyarankan ibu bekerja perlu memposisikan dirinya secara tepat. Menghadirkan dirinya secara penuh saat bekerja di kantor, begitu pun saat bersama anak dan keluarga.

"Masalah ibu bekerja biasanya memikirkan anak saat bekerja, memikirkan pekerjaan saat bersama anak-anak. Kita tidak bisa melakukan semua hal sekaligus. Jadi, hadirkan diri kita secara total saat bekerja atau menjadi ibu bagi anak-anak," ungkap Rosie saat wawancara melalui hubungan telepon bersama sejumlah media internasional.

Ibu bekerja perlu menyeimbangkan pekerjaan dan menjadi ibu. Mencari cara bagaimana supaya bisa tetap bekerja dan bersama anak-anak merupakan perjuangan.

Bintang reality show "Pregnant in Heels" Sony Entertainment Television ini mengaku terkadang untuk menyeimbangkan perannya, Rosie membawa anak ke tempat kerja.

Meski begitu, seberapa keras pun usaha ibu bekerja menyeimbangkan perannya, tetap saja perasaan bersalah muncul. Jika ini yang terjadi pada Anda, tak perlu khawatir, ini adalah dilema umum ibu bekerja dan Anda tak sendirian.

"Tetap sampai sekarang saya merasa belum bisa melakukan yang terbaik dan paling maksimal seperti yang saya harapkan. Meski saya tahu saya bekerja untuk membuat kehidupan lebih baik untuk anak-anak saya, tak ada hari yang tak saya lewati dengan perasaan bersalah karena banyak menghabiskan waktu untuk bekerja," ungkap penulis buku Mommy IQ ini.

Dengan memahami berbagai risikonya dan memposisikan diri secara tepat, ibu bekerja setidaknya bisa mengatasi dilema. Utamanya dilema umum seperti apakah mereka perlu kembali bekerja atau tidak.

Rosie menceritakan bagaimana di New York, tempat tinggalnya saat ini, banyak pekerja yang sangat sibuk, seperti pengacara atau trader di Wall Street. Biaya merawat anak sangat mahal, hampir setara dengan gaji mereka. Jadi saat mereka menjadi ibu, dilema pun muncul apakah mereka harus menjadi ibu rumah tangga dan meninggalkan karier? Berarti mereka akan terkendala saat harus kembali bekerja nantinya. Atau kembali bekerja tapi risikonya tidak akan bisa melihat anak karena kesibukannya.

Lagi-lagi, menyeimbangkan pekerjaan dan menjadi ibu, tanpa memaksakan diri menjadi sempurna untuk melakukan semua hal sekaligus, penting dikuasai kalangan ibu bekerja untuk mengatasi dilema ini.

Editor :

wawa

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

KOTAK PENCARIAN:

Artikel Keseluruhan

ads1